Cara Mengecat Yang Baik

JANGAN ASAL NGE-CAT

Jangan anggap remeh pekerjaan pengecatan dinding rumah. Ternyata pekerjaan pengecatan dinding rumah itu tidak mudah dan sangat sangatlah sulit, apalagi kalau asal nge-cat, jangan harap hasil akan bagus.

Lalu apa yang harus diperhatikan sebelum melakukan pengerjaan pengecatan ?

Ada 3 hal cara mengecat yang harus diperhatikan agar hasil pengecatan benar-benar bagus dan maksimal sesuai dengan yang diharapkan :

1. Kualitas Cat

Kualitas cat sangat mempengaruhi hasil akhir pengecatan. Kita tidak boleh asal dalam memilih cat. Untuk mendapatkan hasil pengecatan yang bagus kita harus benar-benar cermat dan selektif dalam pemilihan cat. Cat juga harus dibedakan antara dinding bagian luar (exterior) dan dinding bagian dalam (interior). Untuk  dinding luar dan begitu sebaliknya, untuk dinding dalam memakai cat yang khusus diformulasikan untuk keduanya. Cat untuk dinding luar kandungan karetnya lebih banyak dibandingkan cat untuk dinding dalam. Kandungan karet yang banyak ini bertujuan  untuk melindungi warna dari sengatan panas matahari dan air disaat musim hujan. Warna akan tetap fresh dan tidak pudar. Jadi walaupun dinding luar sering terkena sinar matahari langsung warnanya tidak akan cepat pudar dan meski terkena air hujan warnanya tetap tidak luntur karena warna dilapisi dengan karet. Cat untuk dinding luar memang kualitasnya lebih bagus dibandingkan cat untuk dinding dalam. Kadang kala ada orang berpikiran kalau dinding dalam di cat dengan memakai cat yang seharusnya dipakai untuk dinding luar hasilnya akan jauh lebih bagus. Memang pikirin ini tidak salah, tetapi juga tidak 100% benar, kenapa? Karena cat yang diformulasikan untuk dinding luar itu kandungan karetnya lebih banyak dan justru kalau diaplikasikan untuk dinding dalam akan kurang bagus untuk kesehatan. Karena jika dalam kondisi panas matahari disiang hari, kandungan karet itu akan bereaksi dan menyebabkan bau dan uap tidak sedap. Kalau kita berada di dalam ruangan disiang hari dalam cuaca panas sangat terasa uap dan bau tidak sedap, ini sangat menggangu pernafasan. Cat untuk dinding luar harganya memang lebih mahal dibandingkankan dengan cat dinding dalam. Untuk menghemat biaya terkadang banyak orang berpikir lebih simple, yaitu dengan memakai cat yang seharusnya untuk dinding dalam tetapi dipakai untuk dinding bagian luar. Tetapi hal itu justru akan menyebabkan warna akan cepat pudar. Untuk mendapatkan hasil pengecatan yang bagus maka gunakanlah cat sesuai dengan kegunaannya.

2. KONDISI DINDING/TEMBOK

Sebelum kita melakukan pengerjaan pengecatan kita harus memperhatikan kondisi dinding, apakah dinding sudah benar-benar kering atau belum. Karena pengecatan dinding dalam kondisi permukaan dindingnya yang belum kering akan menimbulkan masalah yang berakibat fatal. Maka kita harus benar-benar cermat. Jika melakukan pengerjaan pengecatan, dinding harus benar-benar dalam kondisi kering aciannya. Jika melakukan pengecatan sedangkan dinding belum kering akan mengakibatkan warna cepat pudar. Kenapa ini bisa terjadi? Karena kita melakukan pengecatan dalam kondisi dinding masih belum kering benar, akibatnya garam alkali hasil reaksi dengan cat merusak permukaan cat. Kepudaran warna disebabkan karena pengerjaan pengecatan dalam kondisi dinding belum kering ciri-cirinya ada bercak-bercak belang disebagian dinding. Lalu berapa lama kita harus menunggu dinding kering dari proses pengerjaan acian tembok? Biasanya dari acian untuk benar-benar siap pengerjaan pengecatan adalah setelah 4 minggu, karena dengan waktu 4 minggu kadar air di dinding akan mulai berkurang.

3. Aplikator

Cat yang berkualitas tinggi dan kondisi dinding yang sudah keringpun belum cukup untuk mendapatkan hasil pengecatan yang benar-benar bagus tanpa didukung dengan aplikator/tenaga yang benar-benar handal dan menguasai. Disini peran aplikator sangat penting. Aplikator harus benar-benar menguasai proses pengerjaan pengecatan yang benar. Pengecatan yang benar disini menyangkut pencampuran air harus sesuai dengan yang telah ditentukan/sesuai petunjuk yang ada. Pemilihan peralatan yang digunakan seperti kuas, roll dan bak cat. Rendahnya kualitas peralatan seperti kuas, roll dan bak cat akan mengakibatkan pemakaian cat boros dan cat terbuang dengan sia-sia dan percuma. Ciri-ciri roll yang bagus dan berkualitas yaitu pegangan roll mempunyai lekukan yang pas dengan jari, roda pemutar roll berjalan lancar. Sedangkan kualitas kuas yang baik bisa dilihat dari kondisi bulunya. Kuas yang berkualitas tinggi memiliki bulu yang halus dan lembut, bulu tidak mudah lepas dan kerapatan antar bulu kuas mudah dalam menangkap butiran partikel cat. Sedangkan penggunaan bak cat yang baik yaitu ukuran besar kecilnya disesuaikan dengan ukuran roll nya. Aplikator yang handal dan menguasai pengerjaan pengecatan tahu persis dimana dan kapan menggunakan kuas dan kapan menggunakan roll. Pemakaian roll digunakan saat mengerjakan pengerjaan pengecatan dinding media datar, pemakaian kuas dianjurkan untuk media atau bidang-bidang yang sulit dijangkau dengan roll, seperti media sudut atau media sempit yang tidak mungkin bisa dilakukan atau tak bisa dijangkau dengan roll.

Itulah 3 formula yang perlu diperhatikan sebelum melakukan pngerjaan pengecatan. Sekali lagi jangan asal nge-cat !! selamat mencoba dan semoga bermanfaat. (wien-bjjogja).

3 responses to “Cara Mengecat Yang Baik”

  1. yoyok says:

    ada beberapa pertanyaan yang akan saya ajukan,
    1.apa perbedaan STAINNING dengan SAPONIFICATION?
    bagaimana solusi mengatasinya?
    2.untuk pelapisan pada media yang terbuat dari logam sebaiknya menggunakan
    pelapis cat dasar yang mengandung apa?

    • admin says:

      Kepada Yth.Pak Yoyok
      Terima Kasih atas kepercayaan Bapak terhadap kami, berikut sedikit banyaknya yang dapat kami sampaikan atas pertanyaan yang Bapak ajukan.

      Saponifikasi adalah Melunaknya atau lengketnya lapisan cat “oil base” pada aplikasi diatas plesteran atau beton.
      Penyebabnya adalah serangan kimia dari komponen-komponen yang bersifat alkali seperti semen dengan kombinasi lembab.
      Untuk Pencegahannya dapat dengan cara membersihkan permukaan supaya bebas dari alkali.
      Solusi jika sudah ‘terlanjur’ adalah dengan kerok/kupas seluruh lapisan cat dari permukaan supaya bersih, kemudian amplas dan bersihkan permukaannya.

      Staining adalah Noda/Bercak/Flek pada permukaan dinding
      Penyebabnya bisa disebabkan oleh tiga hal seperti berikut ini: tingginya kelembaban tembok, waktu pengeringan tembok yang kurang dari 1 bulan setelah proses pengacian, kapilarisasi (‘rembes’an) air tanah.
      Pencegahannya dengan cara sebagai berikut: di usahakan pengerjaan pengecatan dinding dalam kondisi benar-benar kering.
      Solusinya jika sudah ‘terlanjur’, dapat dilakukan dengan mengkerok cat yang terdapat noda/bercak/flek sampai dinding acian kemudian amplas hingga bersih, apabila noda diakibatkan karena tembok lembab harus diamplas lalu dilapisi dengan waterproofing sealer, gunakan cat dasar/alkali, pastikan tembok kering kemudian lakukan pengecatan ulang.
      Demikian yang dapat kami sampaikan, semoga bermanfaat.

  2. Fatah Hakim D. says:

    Terima kasih atas saram dan tips nya….

Leave a Reply

Customer Care


(sms online)